Senin, 26 Oktober 2020

Strategy harga dalam bauran pemasaran

Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh 
 Bissmillahirrohmanirrohim
 Setelah kita kemarin membahas produk sebagai komponen marketing mix atau bauran pemasaran ,berikutnya kita akan mempelajari Harga . Strategi penetapan harga (pricing strategy) adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk Harga merupakan satu-satunya komponen bauran pemasaran yang menentukan pendapatan bagi perusahaan Pemilihan strategi penetapan harga yang tepat penting untuk mencapai tujuan perusahaan. Harga mempengaruhi permintaan, keuntungan, dan posisi produk di pasar. Selain itu, penetapan harga juga berimplikasi pada biaya. Misalnya, perusahaan menjual pada harga yang tinggi. Itu biasanya akan membutuhkan biaya promosi yang besar. Perusahaan harus meyakinkan konsumen bahwa produk memang memiliki kualitas dan fitur yang unggul. Faktor pertimbangan dalam strategi penetapan harga Tiga faktor pertimbangan utama dalam penetapan harga. Mereka adalah Biaya Pelanggan Jenis produk Target pasar Pesaing Elastisitas harga dari permintaan Siklus hidup produk Biaya Sebuah perusahaan menghasilkan keuntungan jika menetapkan harga jual lebih tinggi daripada biaya rata-rata produksi. Semakin besar selisih antara harga jual dengan biaya, semakin tinggi keuntungan perusahaan. Beberapa perusahaan lebih mempertimbangkan biaya daripada faktor lainnya. Mereka kemudian menggunakan pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga. Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit. Pelanggan Beberapa pelanggan mungkin sadar biaya. Mereka menginginkan produk yang lebih murah karena sesuai dengan anggaran mereka. Sementara yang lain lebih sadar kualitas dan kurang mempertimbangkan harga dalam membuat keputusan pembelian. Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka. Harga mempengaruhi permintaan. Untuk sebagian besar produk, menurunkan harga jual akan meningkatkan permintaan. Tapi, ada beberapa kasus khusus. Harga yang lebih rendah justru membuat produk tidak menarik bagi beberapa konsumen. Mereka berpikir harga murah berarti kualitas yang rendah. Jenis produk Menetapkan harga untuk produk terdiferensiasi membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan produk massal. Produk massal relatif homogen. Oleh karena itu, perusahaan sering menawarkannya pada tingkat rata-rata harga pesaing. Sebaliknya, untuk produk terdiferensiasi, perusahaan mengadopsi penetapan harga premium. Harga yang lebih tinggi memberi sinyal kualitas lebih yang lebih baik daripada produk lainnya di pasar massal. Target pasar Secara umum, pasar terbagi ke dalam dua kategori: pasar baru dan pasar saat ini. Keduanya membutuhkan strategi penetapan harga yang berbeda. Katakanlah, perusahaan menargetkan pasar baru. Mereka mungkin akan menetapkan harga rendah (harga penetrasi). Tujuannya adalah menarik sebanyak dan secepat mungkin pelanggan baru. Dengan begitu, perusahaan memiliki basis pelanggan untuk menopang posisi pasar yang lebih kuat. Harga rendah juga penting untuk mendukung struktur biaya yang lebih rendah. Dengan volume penjualan yang tinggi, perusahaan segera mencapai skala ekonomi dan menurunkan biaya rata-rata. Pesaing Harga mempengaruhi daya saing relatif terhadap pesaing. Karena itu, harga produk pesaing adalah pertimbangan penting dalam menetapkan harga. Perusahaan memantau berapa harga yang pesaing kenakan untuk produk mereka. Perusahaan mungkin mengenakan harga di bawah, sama dengan atau di atas rata-rata pesaing. Masing-masing berimplikasi pada kesuksesan produk di pasar. Mana yang paling tepat dari ketiganya, itu tergantung pada tujuan perusahaan. Jika tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan posisi pasar, perusahaan mengenakan harga yang lebih rendah daripada rata-rata pesaing. Harga yang lebih murah menarik lebih banyak konsumen, membuat produsen dengan segera meningkatkan penjualan dan pangsa pasar. Di pasar yang sangat kompetitif, perusahaan mungkin akan mengenakan harga yang sama dengan rata-rata harga pesaing. Untuk menarik lebih banyak permintaan, perusahaan dapat fokus pada aspek non-harga, seperti kualitas dan layanan pendukung. Selanjutnya, perusahaan mungkin juga menetapkan harga yang lebih tinggi daripada pesaing. Alih-alih menargetkan pelanggan yang sadar harga, perusahaan menjual produknya ke segmen yang sadar kualitas. Mereka berusaha menawarkan produk yang berkualitas unggul sebagai justifikasi harga yang tinggi. Elastisitas harga Elastisitas harga dari permintaan menunjukkan ke anda seberapa responsif konsumen dalam menanggapi perubahan harga. Permintaan adalah elastis jika perubahan kecil harga mengarah ke peningkatan permintaan yang lebih tinggi. Misalnya, jika harga turun 5%, itu meningkatkan permintaan lebih dari 5%. Sebaliknya, jika permintaan adalah inelastis, konsumen relatif kurang sensitif terhadap perubahan harga. Misalnya, jika harga turun 5%, maka permintaan naik kurang dari 5%. Responsivitas konsumen semacam itu menjadi input penting dalam mengambil kebijakan harga. Misalnya, jika permintaan elastis, perusahan mungkin menetapkan harga yang lebih rendah daripada rata-rata harga pesaing. Karena responsif, itu akan mendorong konsumen untuk beralih ke produk perusahaan. Sebagai hasilnya, penjualan dan pangsa pasar meningkat lebih tinggi daripada pesaing. Siklus hidup produk Sebuah produk mengalami 5 fase khas selama masa hidupnya: Tahap pengembangan (development stage) Tahap pengenalan (introduction stage) Tahap pertumbuhan (growth stage) Tahap matang (mature stage) Tahap penurunan (decline stage) Setiap tahap membutuhkan pendekatan penetapan harga yang berbeda. Di tahap pengenalan misalnya, konsumen belum menyadari tentang produk perusahaan. Tugas pertama perusahaan adalah mengedukasi konsumen. Tugas berikutnya adalah membangun basis pelanggan dan mencapai posisi pasar yang lebih kuat. Dalam situasi semacam itu, perusahaan mungkin memilih penetapan harga penetrasi (penetration pricing) dengan menawarkan harga rendah. Dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan segera mencapai skala ekonomi. Tapi beberapa perusahaan mungkin memilih price skimming. Mereka menjual produk dengan harga tinggi dan perlahan menurunkannya. Tujuan strategi ini adalah mencapai pendapatan yang tinggi guna menutup biaya pengembangan. Price skimming cocok untuk produk yang sangat terdiferensiasi atau penemuan terbaru seperti personal komputer pada awal peluncurannya. Konsumen belum pernah menemukan produk sejenis sebelumnya. Perusahaan menargetkan beberapa pelanggan yang bersedia mengambil risiko dengan membeli. Jenis strategi penetapan harga Dalam klasifikasi yang luas, para ahli membedakan pendekatan penetapan harga menjadi dua kelompok utama: Penetapan harga berbasis pasar. Di bawah pendekatan ini, perusahaan lebih mempertimbangkan faktor pasar (pelanggan dan pesaing) dalam menetapkan harga. Penetapan harga berbasis biaya. Di bawah pendekatan ini, biaya produksi menjadi pertimbangan utama dalam menetapkan harga. Kedua pendekatan memiliki beragam variasi. Berikut adalah diantaranya: Basing-point pricing Di bawah pendekatan basing-point pricing, perusahaan menambahkan biaya pengiriman ke pelanggan berdasarkan lokasi mereka dari titik referensi tertentu. Semakin jauh mereka, semakin tinggi biaya pengiriman dan semakin mahal harga produk. By-product pricing Strategi penetapan harga di mana perusahaan menjual produk sampingan (by-product) pada harga yang terpisah. Misalnya, sebuah perusahaan menghasilkan ikan kaleng. Selain menghasilkan produk utama (ikan kaleng), perusahaan juga menghasilkan potongan ikan yang tidak terpakai. Perusahaan kemudian menjual kedua produk (ikan kaleng dan potongan ikan) secara terpisah. Break-even pricing Perusahaan menetapkan harga jual produk di titik impas. Strategi ini menghasilkan laba nol karena pendapatan akan sama dengan biaya. Tujuan utama perusahaan biasanya adalah untuk mendongkrak penjualan dan meningkatkan pangsa pasar. Perusahaan mungkin masih mendapatkan keuntungan dari produk lainnya, sehingga mensubsidi produk laba nol tersebut. Captive pricing Perusahaan mengenakan harga berbeda untuk produk inti dan aksesori produk. Biasanya, harga produk inti lebih rendah daripada aksesori produk. Pelanggan mungkin tertarik dengan produk inti karena harganya rendah. Kemudian, perusahaan berusaha mengarahkan pelanggan untuk membeli aksesori produk. Beberapa fitur produk mungkin tidak bekerja dengan baik di produk inti, kecuali pelanggan membeli aksesori produk tersebut. Strategi ini mirip dengan konsep freemium. Perusahaan menawarkan produk inti secara gratis tapi memiliki fitur dasar. Untuk mendapatkan fitur yang lebih canggih, konsumen harus membayarnya. Anda dapat menemukan pendekatan ini pada penjualan sebagian besar perangkat lunak. Competition-based pricing Ini adalah praktik penetapan harga berdasarkan harga yang dikenakan pesaing untuk produk sejenis. Dengan kata lain, perusahaan menggunakan harga produk pesaing sebagai benchmark untuk menentukan harga jual. Harga jual mungkin sedikit di bawah, sama dengan atau di atas harga pesaing. Jika menetapkan harga di bawah, itu menghasilkan keuntungan per unit yang lebih rendah. Namun, itu akan menghasilkan penjualan yang lebih tinggi, memungkinkan perusahaan untuk meraih skala ekonomi. Jika menetapkan harga di atas patokan, perusahaan harus memikirkan justifikasinya. Maksud saya, perusahaan harus memikirkan fitur tambahan agar pelanggan bersedia membeli produk dan tidak beralih ke pesaing. Pendekatan tersebut menghasilkan keuntungan per unit yang tinggi. Tapi, volume penjualan akan relatif rendah. Di sisi lain, dengan menetapkan harga di bawah benchmark, perusahaan menghasilkan lebih banyak unit terjual. Tapi, itu menyebabkan keuntungan per unit yang lebih rendah. Perusahaan menetapkan harga di tingkat rata-rata harga pesaing ketika pasar terdiri dari banyak perusahaan dan produk adalah homogen. Untuk meraih keuntungan, perusahaan akan menurunkan biaya produksi. Contoh ekstrimnya adalah pasar persaingan sempurna, dimana perusahaan mengambil harga pasar sebagai harga jual produk mereka. Discriminatory pricing Perusahaan menawarkan harga berbeda kepada kelompok pelanggan yang berbeda untuk produk yang sama. Faktor pertimbangan utama adalah harga reservasi pelanggan, yakni harga maksimum yang bersedia mereka bayarkan. Dalam kasus yang ekstrim, perusahaan menetapkan harga sesuai dengan harga reservasi masing-masing. Katakanlah pasar terdiri dari tiga pelanggan, masing-masing dengan harga reservasi sebesar Rp4, Rp5, dan Rp6. Kemudian, perusahaan menetapkan tiga harga berbeda sesuai dengan tingkat reservasi tersebut. Dengan begitu, keuntungan perusahaan akan maksimum. Dalam ilmu ekonomi, ini kita sebut diskriminasi harga sempurna (atau diskriminasi harga derajat pertama). Tapi, untuk sukses, perusahaan tentu saja harus dapat mengukur harga reservasi masing-masing pelanggan dengan tepat. Selain itu, perusahaan harus memastikan pelanggan yang membeli harga Rp4 tidak akan menjualnya ke pelanggan lain yang bersedia membayar harga lebih tinggi. Freight-absorption pricing Freight-absorption pricing adalah bentuk spesifik dari praktik penetapan harga geografis. Dalam hal ini, penjual memilih untuk menyerap sebagian atau seluruh biaya pengiriman alih-alih membebankannya ke pelanggan. Seringkali, tujuannya adalah untuk untuk mengamankan penjualan atau kontrak jangka panjang dengan pelanggan. Loss leader pricing Loss leader pricing adalah praktik penetapan harga yang lebih lunak daripada predatory pricing. Di bawah pendekatan ini, perusahaan menetapkan harga pada tingkat kerugian, tetapi masih di atas biaya variabel rata-rata. Dengan kata lain, harga jual hanya menutupi biaya variabel dan beberapa biaya tetap. Tujuan utama loss leader pricing adalah meningkatkan penjualan jangka pendek. Industri ritel biasanya mengadopsi strategi ini. Untuk mengkompensasi produk loss leader, peritel akan mengarahkan pelanggan untuk membeli produk bermargin lebih tinggi. Dengan begitu, keuntungan keseluruhan masih tinggi karena produk bermargin tinggi mengkompensasi kerugian di produk loss leader. Penetapan harga markup (markup pricing) Markup pricing atau cost-based pricing adalah pendekatan penetapan harga di mana perusahaan menambahkan margin keuntungan ke dalam biaya unit. Misalnya, perusahaan melaporkan biaya unit sebesar Rp100. Untuk menentukan harga jual, perusahaan menambahkan markup sebesar 10%. Jadi, harga jual untuk produk tersebut adalah sebesar Rp110 = Rp100 (1+10%). Peak-load pricing Peak-load pricing adalah praktik membebankan harga berbeda kepada pelanggan sesuai dengan kondisi permintaan. Perusahaan mengenakan harga yang lebih tinggi selama periode puncak dan harga normal di periode lainnya. Misalnya, maskapai penerbangan mengenakan harga tinggi selama periode liburan daripada musim normal. Penentuan harga penetrasi (penetration pricing) Perusahaan mengenakan harga rendah untuk memacu penjualan. Pendekatan ini biasanya untuk menjual produk baru. Atau, itu untuk produk yang ada saat ini ke pasar baru. Tujuan utamanya adalah membangun basis pelanggan dan mencapai posisi pasar yang lebih kuat dengan mendongkrak penjualan. Predatory pricing Ketika mengadopsi predatory pricing, tujuan perusahaan adalah untuk memaksa keluar pesaing dari pasar dan membangun hambatan masuk. Perusahaan menetapkan harga di tingkat kerugian (di bawah biaya rata-rata variabel) untuk mengalihkan pelanggan dari produk pesaing. Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk meraih kekuatan monopoli. Setelah pesaing keluar dari pasar, perusahaan menaikkan harga jual untuk mengkompensasi kerugian selama mengadopsi strategi ini. Strategi predatory pricing ilegal di beberapa yurisdiksi. Karena perusahaan berusaha menghilangkan persaingan di pasar, regulator mendakwa mereka melakukan praktek anti-persaingan. Prestige pricing Prestige pricing atau penetapan harga premium adalah strategi penetapan harga di mana perusahaan menetapkan harga tinggi untuk memberikan kesan kualitas yang superior. Biasanya, perusahaan menargetkan pelanggan yang sadar kualitas. Ambil iPhone sebagai contoh. Apple menjualnya dengan harga tinggi daripada pesaing mereka di pasar massal. Perusahaan berusaha untuk memberikan citra kualitas yang unggul, yang mana tidak akan anda temukan dari produk lain di pasar massal. Price skimming Perusahaan menetapkan harga tinggi di awal dan perlahan menurunkannya. Strategi price skimming biasanya untuk penemuan-penemuan terbaru atau produk-produk baru yang sangat terdiferensiasi. Karena harga tinggi, hanya beberapa pelanggan yang bersedia membeli. Selain alasan harga yang tinggi, sebagian besar konsumen belum menyadari atau belum berani mengambil risiko yang melekat pada produk baru. Product line pricing Di bawah pendekatan product line pricing, perusahaan mengelompokkan barang ke dalam kategori biaya. Tujuannya adalah untuk menciptakan persepsi kualitas dan fitur di benak konsumen. Perusahaan mengenakan harga dasar untuk produk dengan model dasar. Sementara itu, mereka k menawarkan harga yang lebih tinggi untuk produk yang memiliki kualitas atau fitur lebih baik. Promotional pricing Perusahaan menawarkan harga jual jual yang lebih rendah daripada harga reguler. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan dalam jangka pendek. Ada beragam opsi untuk melakukan strategi ini. Perusahaan mungkin mendiskon harga, menawarkan sebuah bundling, menawarkan kupon, atau meluncurkan kartu loyalitas. Target pricin Di bawah target pricing, perusahaan menetapkan harga jual terlebih dahulu kemudian menyesuaikan fitur produk. Departemen pemasaran menetapkan harga ideal untuk produk dengan mempertimbangkan kondisi persaingan dan permintaan. Harga ideal tersebut mencakup dua komponen: biaya produksi dan margin keuntungan. Tim riset dan pengembangan kemudian merancang produk dengan fitur yang sesuai dalam batasan biaya yang telah ditentukan sebelumnya. Uniform-delivered pricing Kontras dengan basing-point-pricing, di bawah strategi uniform-delivered pricing, pelanggan membayar biaya pengiriman yang sama, terlepas dari jarak mereka dari titik pengiriman. Penetapan harga berbasis nilai (value-based pricing) Pendekatan ini adalah menetapkan harga sesuai dengan persepsi nilai produk oleh pelanggan. Perusahaan menghitung nilai dengan membandingkan nilai tambah produk perusahaan dengan produk pesaing di segmen target. Zone pricing Perusahaan menetapkan harga yang sama untuk pelanggan yang berada di zona tertentu dan menetapkan harga berbeda untuk pelanggan di zona yang lain. Jika penetapan zona adalah berdasarkan lokasi dari pusat pengiriman, maka itu kita sebut basing-point pricing. Selain jarak dari lokasi pengiriman, faktor pertimbangan lainnya untuk menetapkan zona adalah: Kepadatan penduduk atau konsumen Infrastruktur transportasi Jumlah pesaing di masing-masing zona Tugas hari ini silahkan kerjakan di kolom komentar 1.jelaskan metode cost plus pricing 2.Mengapa harga yang murah disukai konsumen 3.Mengapa beberapa konsumen memilih harga mahal karena barangnya bagus 4.Harga makanan berapa yang banyak diminati konsumen untuk minuman secara rata rata Semoga Allah memudahkan kita aamiin

84 komentar:

  1. Assalamualaikum
    Nama : siti rahmawati
    Kelas : x bdp 3

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  2. Nama : sakinah
    Kls : x bdp³
    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu

    3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan

    4. Min 30rb

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum saya Salma azzizah
    X BDP 3
    1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus
    3.Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama
    4.harga kisaran Rp. 5000-20.000

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum
    Nama:yoga andies setia arrahman
    Kelas:x bdp 3

    1.Metode pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga. Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.

    2.Karena sesuai dengan anggaran mereka

    3.karena kalau barang bagus kualilitasnya bagus,lebih tahan lama dan Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka.

    4.Rp.5.000,00

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum nama saya deviyana harlinda larasati dari x bdp 3

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.

    BalasHapus
  6. assalamualikum
    nama:zhavira sawallia
    kelas: X BDP-1




    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin


    2.karena barang murah lebih di incar konsumen karna tidak terlalu menghabisi uang konsumen dan bisa membeli yang lain juga



    3. Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci. Brand dari yang meluncurkan produk tersebut juga menjadi faktor tersendiri karena dianggap memiliki reputasi yang besar




    4.kalo secara rata" 5 ribu sampai 10 ribuan

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum wr.wb
    Nama : Suci Rahmawati
    Kelas : X BDP 3

    1. Yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit di tambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga jual =biaya total +laba )

    2. Karena dengan produk yang berharga murah pasti akan sangat di sukai konsumen

    3. Karena lebih awet
    Karena merupakan kualitas
    pilihan

    4. Harga 5000

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum
    Nama:Andika Ramdani
    Kelas:X BDP1
    1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
    3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
    4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar

    BalasHapus
  9. Asslamu'alaikum
    Nama:Diva Aulia Putri
    Kelas:XBDP-1

    JAWABAN:
    1. Metode cost plus pricing adalah
    penentuan harga jual dengan cara
    menambahkan laba yg diharapkan
    diatas biaya penuh masa yg akan
    datang untuk memproduksi dan
    memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga
    lebih murah akan menjadikan
    pengeluaran konsumen terhadap
    suatu produk lebih sedikit,
    sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang
    memberi kepuasan konsumen. Hal
    ini dipengaruhi oleh kepercayaan
    konsumen kepada produk dan juga
    berdasarkan pertimbangan daya
    beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan /
    minuman tersebut, atau harga
    kantong pelajar

    BalasHapus
  10. Assalamu'alaikum saya indah Apriyanti kelas X BDP 3


    1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen dan lebih hemat.

    3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualitas

    4.minimal seharga 5-20rb.

    BalasHapus
  11. Assalamualaikum saya ahmad zaki dari kelas x bdp 3

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  12. nama: faras nur hasan
    kelas:x bdp 1

    jawaba:

    1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
    3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
    4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar

    BalasHapus
  13. Nama:Shahlan Padilar Saputra
    Kelas:X BDP 1

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum Sherina cinta rizkia kls x bdp 1

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar


    BalasHapus
  15. Assalamualaikum
    Nama:haikal ramadhan
    Kelas:XBDP1
    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  16. Assalamualaikum saya Chika azzahra Dari X BDP3

    1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. Karena harga murah dan barang berkualitas itu sangat di sukai oleh konsumen

    3. Menurut saya karena harga mahal dan barang juga sangatt lebih berkualitas dibanding harga murah.

    4.5-10ribu

    BalasHapus
  17. Assalamualiakum
    Rendy cahyadi / X BDP

    2.yang pasti untuk menghemat pengeluaran uang dan biar tidak terlalu boros maskipun barang murah tidak sepenuh iya memuaskan kualitas barang tersebut bagi konsumen yg membeli iya...

    3.karna harga yg tinggi memeberi sinyal kualitas barang yg lebih baik daripada peroduk lainnya di pasar massal hingga memberi kepuasan untuk konsumen.

    4.harga makanan dan minuman yg sesuai dengan kantong konsumen.....

    1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk .....

    BalasHapus
  18. Assalamualaikum
    Nama: Salma Riza Saleha
    Kelas: X BDP'1

    1. Dengan cara menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.
    2. Karena banyak produk yang menonjolkan barang nya menarik serta banyak memiliki kegunaan.
    3. Karena beberapa konsumen lebih mementingkan kualitas barang dari pada harga, maka dari itu konsumen tersebut tidak terlalu memasalahkan harga.
    4. Makanan: 5.000-10.000(karna makanan lebih banyak dibeli oleh para remaja yg masih sekolah)
    Minuman: 10.000-20.000(karna rata' orng lebih memilih mengikuti jaman,dan sekarang yg sedang trend adalah minuman kopi, greentea,dll)

    BalasHapus

  19. Assalamualaikum
    Nama : Aisyah Adylla Salsabilah
    Kelas : X BDP 1

    1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.

    2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus

    3. Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama

    4. 5.000

    BalasHapus
  20. assalamualaikum
    Nama : Dimas aji S.p
    Kelas: X-BDP3

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.

    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.

    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar yaitu 5.000-10.000 .

    BalasHapus
  21. Nama : albania ramadhanti
    Kelas: x bdp 1

    1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.

    2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus

    3. Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama

    4.4.harga makanan dan minuman yg sesuai dengan kantong konsumen

    BalasHapus
  22. Assalamualaikum
    Nama:Dwi Cahya Juniarti
    Kelas:X BDP1

    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu

    3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan

    BalasHapus
  23. Assalamualaikum
    Nama:Syahdanny Fairuz
    Kelas:X BDP3

    1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2.Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3.kualitas barang memberi kepuasan konsumen,dan barangnya lebih awet dan berkualitas tinggi
    4.harga 5000-20000

    BalasHapus
  24. Assalamualaikum
    Nama:Dwi Cahya Juniarti
    Kelas:X bdp1

    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu

    3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan

    4. Min 20k

    BalasHapus
  25. assalamualaikum
    nama: putri anandani
    kelas: x bdp 3

    1. cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. karna lebih hemat, menurut masyarakat yang ekonomi nya kurang.

    3. agar barang yang di beli tidak cepat rusak, sehingga lebih awet dan tahan lama. tidak boros untuk membeli badang yang baru.

    4. lebih banyak diminati mulai dari 5.000 rupiah

    BalasHapus
  26. Assalamualaikum saya Ahmad Febryan Nefrin X BDP 3

    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin harga jual = biaya total + laba.

    2. Karna jika memiliki harga murah konsumen dapat membeliny berkali2 dengan harga murah apalagi jika harganya murah+enak pasti itu sangat dicari oleh konsumen.

    3. Karna biasanya jika mahal tapi kualitasny bagus itu sangat mengutungkan juga menurut konsumen karna akan bertahan lama dan pastiny terlihat bagus.

    4. Kalau minuman 1000rp
    Kalau makanan 500-2000rp
    Dan biasanya penjual menjual jualanny dengan setara uang jajan siswa.

    BalasHapus
  27. Assalamualaikum saya amelia dari Xbdp3

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  28. Assalamualaikum
    Nama:Ahmad Rifaldi
    Kelas:X BDP 1

    1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin

    2.Karena konsumen mencari lebih hemat dalam harga produk

    3.Karena Harga Mahal Kemungkinan Mempunyai Kualitas Bagus

    4.Minimal 2000-10.000

    BalasHapus
  29. Assalamualaikum
    Nama: Siti azzahra nabila hidayat
    Kelas: X BDP 3

    1. Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  30. Assalamualaikum saya esabela dari tingkat X BDP 3.

    Jawab.
    Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2.sesuai dengan anggaran mereka,dan menghemat pengeluaran atau mencegah pemborosan.

    3.lebih mementingkan kualitas produk dibandingkan hargaa,demi memenuhi kepuasan yg diinginkan.

    4.harga yg sesuai dengan kualitas makanan dan minuman.

    BalasHapus
  31. Assalamualaikum
    Nama:Fitri rahmadani
    Kelas:X BDP 3


    1. Cost-Plus Pricing Method :yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu

    3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan

    BalasHapus
  32. Assalamu'alaikum
    Nama : tuji shania ananda
    Kelas: x bdp 3

    Jawaban:
    1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2.karna lebih hemat
    3.karna mutu barangnya terjamin, dan kualitas nya bagus
    4. 5.000

    BalasHapus
  33. Assalamu'allaikum
    Nama:Ahmad Rahmanuddin
    Kelas:X BDP 1

    • Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    • Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    • Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    • Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. Assalamualaikum
    Nama: Tazkiyah Muthmainnah
    Kelas: X BDP 1

    1.Metode pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga. Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.

    2.Karena sesuai dengan anggaran mereka

    3.karena kalau barang bagus kualilitasnya bagus,lebih tahan lama dan Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka.

    4.Rp.5.000,00


    BalasHapus
  36. Asslamu'alaikum
    Nama: Ahmad Fahrezi Zubaer
    Kelas:X BDP3


    1. Metode cost plus pricing adalah
    penentuan harga jual dengan cara
    menambahkan laba yg diharapkan
    diatas biaya penuh masa yg akan
    datang untuk memproduksi dan
    memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga
    lebih murah akan menjadikan
    pengeluaran konsumen terhadap
    suatu produk lebih sedikit,
    sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang
    memberi kepuasan konsumen. Hal
    ini dipengaruhi oleh kepercayaan
    konsumen kepada produk dan juga
    berdasarkan pertimbangan daya
    beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan /
    minuman tersebut, atau harga
    kantong pelajar.

    BalasHapus
  37. Assalamu'alaikum
    Nama:ismi putri Setiawan
    Kelas:X BDP3

    1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).

    2.karna itu salah satu pilihan untuk menarik konsumen agar membeli produk yang kita jual

    3.karna konsumen menginginkan kualitas

    4.harga bergantung ekonomi setiap wilayah

    BalasHapus
  38. Assalamualaikum
    Nama:muhamad susilo
    Kelas: x bdp 1
    Jawaban saya:1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  39. Assalamualaikum
    Ahmad al raji s dari x bdp 3

    Jawaban saya:1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    Balas

    BalasHapus
  40. Assalamualaikum saya Muhamad fahriza dari kelas X BDP 3


    Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2.sesuai dengan anggaran mereka,dan menghemat pengeluaran atau mencegah pemborosan.

    3.lebih mementingkan kualitas produk dibandingkan hargaa,demi memenuhi kepuasan yg diinginkan.

    4.harga yg sesuai dengan kualitas makanan dan minuman.

    BalasHapus
  41. Assalamualaikum
    Nama:m ikhsan muzaki
    Kelas:x BDP 1

    1. Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4.Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  42. Anggita maharani
    X BDP 1

    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. karena barang yang memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat

    3.lebih menjamin kualitas produk, dan lebih terpercaya

    4. Minimal 20.000,-

    BalasHapus
  43. Assalamualaikum
    Nama: Maulana fajar hartadi
    Kelas: X BDP 1
    1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    2.karena barang yang di jual dengan harga yang lebih murah terjangkauh oleh seluruh masyarakat
    3.menurut saya berkualitas tinggi dan terjamin
    4.Rp.15.000.00

    BalasHapus
  44. Assalamualaikum
    Nama:Fajar Zulfikri Rahman
    Kelas:X BDP 1

    1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.

    3.Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen.

    4.15.000-20.000

    BalasHapus
  45. Assalamualaikum
    Nama : Rifa Alawiyah
    Kelas : X BDP 1


    1. Cost-Plus Pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2. Karena barang yang lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen Terhadap suatu produk lebih sedikit sehingga lebih hemat

    3. Karena lebih awet, lebih hemat, Kualitas pilihan

    4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar

    BalasHapus
  46. Assalamualaikum
    Nama:IlHAM SURYANA
    Kelas:X BDP1
    1.cost plus pricing yaitu penetapan harga perunit berdasarkan jumlah biaya jual perunit sebagai laba atau marqin
    2.karna barang yang harga nya lebih murah pengeluaran kosumen terhadap produk lebih sedikit,dan bisa lebih hemat
    3.menurut saya kualitas barang nya lebih bagus dan terpecaya
    4.harga terjangakau untuk semua pembeli mi di bawah 50rb

    BalasHapus
  47. Assalamualaikum
    Nama: bunga siti r XBDP3

    BalasHapus
  48. Assalamualaikum
    Nama: Arya Kurniawan
    Kelas: X BDP 1
    Tugas hari ini silahkan kerjakan di kolom komentar 1.jelaskan metode cost plus pricing 2.Mengapa harga yang murah disukai konsumen 3.Mengapa beberapa konsumen memilih harga mahal karena barangnya bagus 4.Harga makanan berapa yang banyak diminati konsumen untuk minuman secara rata rata
    Jawab:
    1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Karena kualitas produk nya lebih terjamin dan terpercaya.
    4. Harga Makanan dari harga
    15.000 s/d 20.000, Minuman dari harga 3.000 s/d 5.000.

    BalasHapus
  49. Assalamualaikum
    Nama: Dwi Cahyani
    tingkat: X BDP 1


    1. cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).

    2. karena, lebih hemat dan dapat barang banyak dari harga rendah atau murah.

    3. meskipun harga mahal tetapi kualitas barang sangat bagus tidak akan mengecewakan dan memberikan kepuasan.

    4.harga mulai dri 10.000,- sampai 20.000,-

    BalasHapus
  50. Assalamu'alaikum
    Nama: Ike Putri Rizka Febrianti
    Kelas: X BDP 1
    Jawaban:
    1. Metode cost-plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk. Dalam pengertian yang lebih ringkas bisa dikatakan bahwa metode cost-plus pricing adalah metode penetapan harga jual produk dengan cara menambahkan biaya total produksi dengan nilai marginnya.
    2. Karena tidak memerlukan banyak pengeluaran.
    3. Karena konsumen lebih memperhatikan kualitas produk ketimbang harga.
    4. Dibawah 20.000

    BalasHapus
  51. Assalamualaikum saya Renaldi dari x bdp 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit di tambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga jual =biaya total +laba )

      2. Karena dengan produk yang berharga murah pasti akan sangat di sukai konsumen

      3. Karena lebih awet
      Karena merupakan kualitas
      pilihan

      4. Harga 5000

      Hapus
  52. Assalamu'alaikum
    Nama saya : Alisani raka putra pratama
    Kls : X-BDP-3
    unit : SMK arrahman

    1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2.karena harga murah termasuk harga pasaran relevan yang lebih di sukai oleh masyarakat menengah kebawah yang lebih membutuhkan
    3.karena beberapa konsumen memperhatikan kualitas produk dan biasanya kualitas tergantung harga nya juga.

    4.makanan 10,000-20, 000
    Minuman 2,000-5000

    BalasHapus
  53. Assalamu'alaikum
    Nama: Azahra septiani
    Kelas: X BDP 1

    1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)

    2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen dan lebih hemat.

    3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualitas

    4.minimal seharga 5-20rb.

    BalasHapus
  54. Assalamualaikum
    Nama : Marlina Putri Ananta
    Kelas : X-BDP2



    1.Metode cost plus pricing adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk Harga merupakan satu-satunya komponen bauran pemasaran yang menentukan pendapatan bagi perusahaan Pemilihan strategi penetapan harga yang tepat penting untuk mencapai tujuan perusahaan.

    2.Karna harga yang lebih murah terkadang lebih menarik minat konsumen dikarnakan lebih hemat, lebih sesuai dengan anggaran konsumen

    3. Dikarnakan beberapa konsumen berpikir jika harga lebih mahal, maka kualitas lebih bagus

    4. 5000-10000

    BalasHapus
  55. Assalamualaikum nama jihan fadhilah c bdp2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.

    BalasHapus
  56. Nama : Imelda fajriyanti
    Kelas : X-BDP2

    JAWAB:
    1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  57. Assalamualaikum
    Nama:arizal
    Kelas:10 bdp2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.

    BalasHapus
  58. Assalamualaikum
    Nama:Sifa
    Kelas:X BDP2


    1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2.karena barang yang murah lebih menarik konsumen dan mengurangi pengeluaran.

    3.karna biasanya barang yang lebih mahal terjamin kualitasnya dibanding barang yang murah

    4.Dari harga 1.000 sampai 10.000 rp

    BalasHapus
  59. Assalamualaikum
    Nama:Renata aprilia
    Kelas:XBdp2
    1yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualita

    45000-10000

    BalasHapus
  60. Assalamualaikum
    Nama : Nadila Ambarwati Sutiawan
    Kelas : 10 BDP 2

    1. Metode cost-Plus Pricing adalah yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).

    2. Karena penjualan harga murah akan meningkatkan minat pembeli untuk meningkatkan omset penjualan perusahaan.

    3. Karena harga dan kualitas merupakan satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen dalam membeli suatu barang.

    4. Secara rata rata berkisar Rp 5.000

    BalasHapus
  61. Assalamualaikum
    Nama: Vira Elysia Putri
    Kelas: XBDP2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Buat kemasan plastik biasa dijual dengan harga 2000 dan minuman digelas biasa dijual dengan harga kisaran 5000 sd/ 15.000

    BalasHapus
  62. Assalamualaikum

    Nama:Rafa Erlangga S
    Kelas:XBdp2

    •Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
    •Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    •Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    •Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut.

    BalasHapus
  63. assalamualaikum
    nama:nurriska rizi ananda
    kelas:x bdp 2

    1)yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2)karena beberapa konsumen lebih memilih harga murah
    3)karena beberapa konsumen lebih memilih barang bagus tapi mahal dari pada barang murah tapi tidak terlalu bagus kualitasnya
    4)harga sesuai dengan jenis dan kualitas makanan atau minumannya

    BalasHapus
  64. Nama: Siti Kharina Maulidia
    Kelas: X BDP 2

    1.Cost-plus pricing adalah strategi penetapan harga di mana perusahaan menambahkan margin keuntungan (mark-up) ke biaya pembuatan produk. Ini adalah metode paling dasar dan sederhana karena menggunakan biaya sebagai basis perhitungan.

    2. Karena barang yang memiliki harga murah lebih terjangkau oleh komsumen sehingga konsumen gemar membeli barang tersebut.juga dapat menghemat pengeluaran konsumen.

    3.menurut saya . Konsumen memilih barang yang mahal dan berkualitas karena dapat membuat kepuasan hati serta barang yang mahal berkualitas memiliki mutu yang terjamin. Sehingga barang bisa awet dah tahan lama

    4. Harga makanan dan minuman yang sesuai dengan uang saku pelajar

    BalasHapus
  65. Assalamualaikum
    Nama:Irwan Maulana
    Kelas:10 bdp2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan barang dan Kualitasnya

    BalasHapus
  66. Assalamualaikum
    Nama: Lestari
    Kelas: X BDP2


    1. Metode cost-plus pricing merupakan produsen/penjual akan menentukan harga jual untuk satu unit barang ditambah suatu jumlah tertentu untuk menutup laba yang diinginkan
    2. Karena pengeluaran uang yang sedikit dan barang di beli pun terjangkau harganya
    3. Karena barang mahal itu kualitasnya bagus dan barang nya pun bagus
    4. 5000-45.000

    BalasHapus
  67. Assalamualaikum
    Nama:Nira Alifiani
    Kelas:X BDP2

    1.metode cost-plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk

    2.karna harga yg murah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mereka dan harga murah juga bisa meningkatkan omset penjualan

    3.karena setiap barang memiliki kepuasan bagi setiap konsumen dan barang yg mahal akan lebih berkualitas dan tahan lama

    4.minimal 5-20rb

    BalasHapus
  68. Assalamualaikum
    Nama: diva putra Jumadi
    Kelas: X BDP2


    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. harga nya mencapai 10.000-50.000 sesuai dengan barang dan kualitas nya

    BalasHapus
  69. Assalamualaikum
    Nama:Laras Meidiana Putri
    kelas: xbdp2

    1.Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual perunit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba

    2.karena barang dengan harga murah membuat pengeluaran konsumen lebih sedikit dan bisa menghemat pengeluaran mereka. konsumen juga dapat membeli barang lainnya.

    3. karena walaupun harga suatu barang mahal tetepi kualitas barang tersebut bagus itu akan membuat konsumen merasa puas dan tidak kecewa karena barangnya tidak sesuai dengan harganya.

    4. dengan harga 10.000

    BalasHapus

  70. Assalamualaikum saya heru setiawan kls x-bdp 2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
    3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
    4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar

    BalasHapus
  71. 1.cost-plus pricing method adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
    2.Setiap entrepreneur tentu berkeinginan agar mampu menciptakan dan menjual produk-produk yang murah dan berkualitas, karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen.
    3.Harga dan kualitas pasti satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen membeli suatu barang. Ingin sepatu kulit asli agar lebih awet dipakai, tapi apa daya kondisi keuangan Moms saat itu belum bisa membelinya.
    4.harga Rp.5000

    BalasHapus
  72. Assalamualaikum
    Nama: EGI PARDIANSYAH
    kelas: xbdp2

    1.Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual perunit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba

    2.karena barang dengan harga murah membuat pengeluaran konsumen lebih sedikit dan bisa menghemat pengeluaran mereka. konsumen juga dapat membeli barang lainnya.

    3. karena walaupun harga suatu barang mahal tetepi kualitas barang tersebut bagus itu akan membuat konsumen merasa puas dan tidak kecewa karena barangnya tidak sesuai dengan harganya.

    4. dengan harga 10.000

    BalasHapus
  73. Assalamualaikum
    Nama:Egi Gunawan
    Kelas:X BDP2

    1.Cost plus pricing adalah penetapan harga jual untuk satu unit barang ditambah suatu jumlah tertentu untuk menutup laba yang diinginkan

    2.karena harga yang lebih murah akan menarik lebih banyak konsumen dan dapat menghemat biaya

    3.karena dengan harga yang mahal pastinya kualitasnya juga pasti bagus dan tahan lama / awet

    4.5000-10000

    BalasHapus
  74. Assalamualaikum
    Nama: Sri Sulistiawati
    Kelas: x BDP2
    1.cost-plus pricing method adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
    2.Setiap entrepreneur tentu berkeinginan agar mampu menciptakan dan menjual produk-produk yang murah dan berkualitas, karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen.
    3.Harga dan kualitas pasti satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen membeli suatu barang. Ingin sepatu kulit asli agar lebih awet dipakai, tapi apa daya kondisi keuangan Moms saat itu belum bisa membelinya.
    4.harga Rp.5000

    BalasHapus
  75. Assalamualaikum
    Nama:Nabilla Fauzia Cintami
    Kelas:X BDP2

    Jawaban:

    1.metode cost plus pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.

    2.Karena konsumen merasa apabila ada harga yang lebih rendahbkenapa harus memilih harga yang mahal.

    3.Karena barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci.

    4.5.000-30.000

    BalasHapus

  76. assalamualaikum sy milham dari xbdp2
    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2 karena dengan harga murah konsumen dapat menghemat biaya belanja

    3.menurut saya produk barang bagus dan awet

    4.harga min 20 rb


    BalasHapus
  77. Assalamualaikum
    Nama:nadia aini maulida
    Kelas:x bdp2

    1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.

    2.karena harga murah termasuk harga pasaran relevan yang lebih di sukai oleh masyarakat menengah kebawah yang lebih membutuhkan
    .karena beberapa konsumen memperhatikan kualitas produk dan biasanya kualitas tergantung harga nya juga.


    3.Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen.

    4.sekitar 5000

    BalasHapus
  78. Assalamualaikum
    Nama : Ratih Wulandari
    Kelas : X BDP 2


    1. Cost Plus Pricing Method, adalah penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
    2. Karena barang murah dpt mengurangi pengeluaran dan bisa dpt lebih banyak barang yg dibutuhkan.
    3. Karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci.
    4. Harga yang sesuai dengan uang saku pelajar. 5.000-10.000.

    BalasHapus
  79. Assalamualaikum
    Nama: Nabila Putri Febyani
    Tingkat: X BDP2
    1. Yaitu penerapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga total + laba ).
    2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat di sukai konsumen.
    3. Karena setiap barang yang mahal besar kemungkinan tidak akan mengecewakan para pembeli.
    4. Harga yang sesuai untuk kalangan konsumen untuk saat ini 5.000 - 10.000 rb.

    BalasHapus
  80. Assalamualaikum
    Nama:mohammad arsyad
    Kelas:x bdp 2

    1.cost plus pricing adalah penentuan haraga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh dimasa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk

    2.karena barang yg dimiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk menjadi lebih sedikit sehingga lebih hemata

    3.karena kualitas barang memberikan kepuasan konsumen.hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada sebuah produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat

    4.minimal 5-10rb

    BalasHapus
  81. Arip hidayatulloh
    Bdp2
    1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
    2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.

    3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci. Brand dari yang meluncurkan produk tersebut juga menjadi faktor tersendiri karena dianggap memiliki reputasi yang besar
    4.5000-50000

    BalasHapus
  82. Assalamualaikum
    Nama:nuraini
    Kelas:X BDP2
    1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba.
    2.biasanya lebih berpeluang cepat laku, apalagi jika kemampuan finansial para konsumen masih rendah.
    3.biasanya lebih lambat laku karena tantangan harganya, tetapi dapat memenuhi kepuasan konsumen dan berdampak baik bagi image perusahaan
    4.harga sesuai kantong pelajar

    BalasHapus
  83. Assalamualaikum
    Nama : zahwa irmawansyah
    Kelas : X bdp2

    1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
    2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
    3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
    4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar

    BalasHapus

perencanaan bisnis 2

  Assalmualaikum warahmatullahiwabarakatuh anak anak untuk   pelajaran perencanaan bisnis silahkan kalian meringkas materi smtr 2 dari gcr a...