Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh
Bissmillahirrohmanirrohim
Setelah kita kemarin membahas produk sebagai komponen marketing mix atau bauran pemasaran ,berikutnya kita akan mempelajari Harga .
Strategi penetapan harga (pricing strategy) adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk
Harga merupakan satu-satunya komponen bauran pemasaran yang menentukan pendapatan bagi perusahaan
Pemilihan strategi penetapan harga yang tepat penting untuk mencapai tujuan perusahaan. Harga mempengaruhi permintaan, keuntungan, dan posisi produk di pasar.
Selain itu, penetapan harga juga berimplikasi pada biaya. Misalnya, perusahaan menjual pada harga yang tinggi. Itu biasanya akan membutuhkan biaya promosi yang besar. Perusahaan harus meyakinkan konsumen bahwa produk memang memiliki kualitas dan fitur yang unggul.
Faktor pertimbangan dalam strategi penetapan harga
Tiga faktor pertimbangan utama dalam penetapan harga. Mereka adalah
Biaya
Pelanggan
Jenis produk
Target pasar
Pesaing
Elastisitas harga dari permintaan
Siklus hidup produk
Biaya
Sebuah perusahaan menghasilkan keuntungan jika menetapkan harga jual lebih tinggi daripada biaya rata-rata produksi. Semakin besar selisih antara harga jual dengan biaya, semakin tinggi keuntungan perusahaan.
Beberapa perusahaan lebih mempertimbangkan biaya daripada faktor lainnya. Mereka kemudian menggunakan pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga.
Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.
Pelanggan
Beberapa pelanggan mungkin sadar biaya. Mereka menginginkan produk yang lebih murah karena sesuai dengan anggaran mereka.
Sementara yang lain lebih sadar kualitas dan kurang mempertimbangkan harga dalam membuat keputusan pembelian. Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka.
Harga mempengaruhi permintaan. Untuk sebagian besar produk, menurunkan harga jual akan meningkatkan permintaan.
Tapi, ada beberapa kasus khusus. Harga yang lebih rendah justru membuat produk tidak menarik bagi beberapa konsumen. Mereka berpikir harga murah berarti kualitas yang rendah.
Jenis produk
Menetapkan harga untuk produk terdiferensiasi membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan produk massal. Produk massal relatif homogen. Oleh karena itu, perusahaan sering menawarkannya pada tingkat rata-rata harga pesaing.
Sebaliknya, untuk produk terdiferensiasi, perusahaan mengadopsi penetapan harga premium. Harga yang lebih tinggi memberi sinyal kualitas lebih yang lebih baik daripada produk lainnya di pasar massal.
Target pasar
Secara umum, pasar terbagi ke dalam dua kategori: pasar baru dan pasar saat ini. Keduanya membutuhkan strategi penetapan harga yang berbeda.
Katakanlah, perusahaan menargetkan pasar baru. Mereka mungkin akan menetapkan harga rendah (harga penetrasi). Tujuannya adalah menarik sebanyak dan secepat mungkin pelanggan baru. Dengan begitu, perusahaan memiliki basis pelanggan untuk menopang posisi pasar yang lebih kuat.
Harga rendah juga penting untuk mendukung struktur biaya yang lebih rendah. Dengan volume penjualan yang tinggi, perusahaan segera mencapai skala ekonomi dan menurunkan biaya rata-rata.
Pesaing
Harga mempengaruhi daya saing relatif terhadap pesaing. Karena itu, harga produk pesaing adalah pertimbangan penting dalam menetapkan harga. Perusahaan memantau berapa harga yang pesaing kenakan untuk produk mereka.
Perusahaan mungkin mengenakan harga di bawah, sama dengan atau di atas rata-rata pesaing. Masing-masing berimplikasi pada kesuksesan produk di pasar. Mana yang paling tepat dari ketiganya, itu tergantung pada tujuan perusahaan.
Jika tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan posisi pasar, perusahaan mengenakan harga yang lebih rendah daripada rata-rata pesaing. Harga yang lebih murah menarik lebih banyak konsumen, membuat produsen dengan segera meningkatkan penjualan dan pangsa pasar.
Di pasar yang sangat kompetitif, perusahaan mungkin akan mengenakan harga yang sama dengan rata-rata harga pesaing. Untuk menarik lebih banyak permintaan, perusahaan dapat fokus pada aspek non-harga, seperti kualitas dan layanan pendukung.
Selanjutnya, perusahaan mungkin juga menetapkan harga yang lebih tinggi daripada pesaing. Alih-alih menargetkan pelanggan yang sadar harga, perusahaan menjual produknya ke segmen yang sadar kualitas. Mereka berusaha menawarkan produk yang berkualitas unggul sebagai justifikasi harga yang tinggi.
Elastisitas harga
Elastisitas harga dari permintaan menunjukkan ke anda seberapa responsif konsumen dalam menanggapi perubahan harga. Permintaan adalah elastis jika perubahan kecil harga mengarah ke peningkatan permintaan yang lebih tinggi. Misalnya, jika harga turun 5%, itu meningkatkan permintaan lebih dari 5%.
Sebaliknya, jika permintaan adalah inelastis, konsumen relatif kurang sensitif terhadap perubahan harga. Misalnya, jika harga turun 5%, maka permintaan naik kurang dari 5%.
Responsivitas konsumen semacam itu menjadi input penting dalam mengambil kebijakan harga. Misalnya, jika permintaan elastis, perusahan mungkin menetapkan harga yang lebih rendah daripada rata-rata harga pesaing. Karena responsif, itu akan mendorong konsumen untuk beralih ke produk perusahaan. Sebagai hasilnya, penjualan dan pangsa pasar meningkat lebih tinggi daripada pesaing.
Siklus hidup produk
Sebuah produk mengalami 5 fase khas selama masa hidupnya:
Tahap pengembangan (development stage)
Tahap pengenalan (introduction stage)
Tahap pertumbuhan (growth stage)
Tahap matang (mature stage)
Tahap penurunan (decline stage)
Setiap tahap membutuhkan pendekatan penetapan harga yang berbeda.
Di tahap pengenalan misalnya, konsumen belum menyadari tentang produk perusahaan. Tugas pertama perusahaan adalah mengedukasi konsumen. Tugas berikutnya adalah membangun basis pelanggan dan mencapai posisi pasar yang lebih kuat.
Dalam situasi semacam itu, perusahaan mungkin memilih penetapan harga penetrasi (penetration pricing) dengan menawarkan harga rendah. Dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan segera mencapai skala ekonomi.
Tapi beberapa perusahaan mungkin memilih price skimming. Mereka menjual produk dengan harga tinggi dan perlahan menurunkannya. Tujuan strategi ini adalah mencapai pendapatan yang tinggi guna menutup biaya pengembangan.
Price skimming cocok untuk produk yang sangat terdiferensiasi atau penemuan terbaru seperti personal komputer pada awal peluncurannya. Konsumen belum pernah menemukan produk sejenis sebelumnya. Perusahaan menargetkan beberapa pelanggan yang bersedia mengambil risiko dengan membeli.
Jenis strategi penetapan harga
Dalam klasifikasi yang luas, para ahli membedakan pendekatan penetapan harga menjadi dua kelompok utama:
Penetapan harga berbasis pasar. Di bawah pendekatan ini, perusahaan lebih mempertimbangkan faktor pasar (pelanggan dan pesaing) dalam menetapkan harga.
Penetapan harga berbasis biaya. Di bawah pendekatan ini, biaya produksi menjadi pertimbangan utama dalam menetapkan harga.
Kedua pendekatan memiliki beragam variasi. Berikut adalah diantaranya:
Basing-point pricing
Di bawah pendekatan basing-point pricing, perusahaan menambahkan biaya pengiriman ke pelanggan berdasarkan lokasi mereka dari titik referensi tertentu. Semakin jauh mereka, semakin tinggi biaya pengiriman dan semakin mahal harga produk.
By-product pricing
Strategi penetapan harga di mana perusahaan menjual produk sampingan (by-product) pada harga yang terpisah.
Misalnya, sebuah perusahaan menghasilkan ikan kaleng. Selain menghasilkan produk utama (ikan kaleng), perusahaan juga menghasilkan potongan ikan yang tidak terpakai. Perusahaan kemudian menjual kedua produk (ikan kaleng dan potongan ikan) secara terpisah.
Break-even pricing
Perusahaan menetapkan harga jual produk di titik impas. Strategi ini menghasilkan laba nol karena pendapatan akan sama dengan biaya.
Tujuan utama perusahaan biasanya adalah untuk mendongkrak penjualan dan meningkatkan pangsa pasar. Perusahaan mungkin masih mendapatkan keuntungan dari produk lainnya, sehingga mensubsidi produk laba nol tersebut.
Captive pricing
Perusahaan mengenakan harga berbeda untuk produk inti dan aksesori produk. Biasanya, harga produk inti lebih rendah daripada aksesori produk.
Pelanggan mungkin tertarik dengan produk inti karena harganya rendah. Kemudian, perusahaan berusaha mengarahkan pelanggan untuk membeli aksesori produk. Beberapa fitur produk mungkin tidak bekerja dengan baik di produk inti, kecuali pelanggan membeli aksesori produk tersebut.
Strategi ini mirip dengan konsep freemium. Perusahaan menawarkan produk inti secara gratis tapi memiliki fitur dasar. Untuk mendapatkan fitur yang lebih canggih, konsumen harus membayarnya. Anda dapat menemukan pendekatan ini pada penjualan sebagian besar perangkat lunak.
Competition-based pricing
Ini adalah praktik penetapan harga berdasarkan harga yang dikenakan pesaing untuk produk sejenis. Dengan kata lain, perusahaan menggunakan harga produk pesaing sebagai benchmark untuk menentukan harga jual. Harga jual mungkin sedikit di bawah, sama dengan atau di atas harga pesaing.
Jika menetapkan harga di bawah, itu menghasilkan keuntungan per unit yang lebih rendah. Namun, itu akan menghasilkan penjualan yang lebih tinggi, memungkinkan perusahaan untuk meraih skala ekonomi.
Jika menetapkan harga di atas patokan, perusahaan harus memikirkan justifikasinya. Maksud saya, perusahaan harus memikirkan fitur tambahan agar pelanggan bersedia membeli produk dan tidak beralih ke pesaing.
Pendekatan tersebut menghasilkan keuntungan per unit yang tinggi. Tapi, volume penjualan akan relatif rendah.
Di sisi lain, dengan menetapkan harga di bawah benchmark, perusahaan menghasilkan lebih banyak unit terjual. Tapi, itu menyebabkan keuntungan per unit yang lebih rendah.
Perusahaan menetapkan harga di tingkat rata-rata harga pesaing ketika pasar terdiri dari banyak perusahaan dan produk adalah homogen. Untuk meraih keuntungan, perusahaan akan menurunkan biaya produksi. Contoh ekstrimnya adalah pasar persaingan sempurna, dimana perusahaan mengambil harga pasar sebagai harga jual produk mereka.
Discriminatory pricing
Perusahaan menawarkan harga berbeda kepada kelompok pelanggan yang berbeda untuk produk yang sama. Faktor pertimbangan utama adalah harga reservasi pelanggan, yakni harga maksimum yang bersedia mereka bayarkan.
Dalam kasus yang ekstrim, perusahaan menetapkan harga sesuai dengan harga reservasi masing-masing. Katakanlah pasar terdiri dari tiga pelanggan, masing-masing dengan harga reservasi sebesar Rp4, Rp5, dan Rp6. Kemudian, perusahaan menetapkan tiga harga berbeda sesuai dengan tingkat reservasi tersebut. Dengan begitu, keuntungan perusahaan akan maksimum. Dalam ilmu ekonomi, ini kita sebut diskriminasi harga sempurna (atau diskriminasi harga derajat pertama).
Tapi, untuk sukses, perusahaan tentu saja harus dapat mengukur harga reservasi masing-masing pelanggan dengan tepat. Selain itu, perusahaan harus memastikan pelanggan yang membeli harga Rp4 tidak akan menjualnya ke pelanggan lain yang bersedia membayar harga lebih tinggi.
Freight-absorption pricing
Freight-absorption pricing adalah bentuk spesifik dari praktik penetapan harga geografis. Dalam hal ini, penjual memilih untuk menyerap sebagian atau seluruh biaya pengiriman alih-alih membebankannya ke pelanggan. Seringkali, tujuannya adalah untuk untuk mengamankan penjualan atau kontrak jangka panjang dengan pelanggan.
Loss leader pricing
Loss leader pricing adalah praktik penetapan harga yang lebih lunak daripada predatory pricing. Di bawah pendekatan ini, perusahaan menetapkan harga pada tingkat kerugian, tetapi masih di atas biaya variabel rata-rata. Dengan kata lain, harga jual hanya menutupi biaya variabel dan beberapa biaya tetap.
Tujuan utama loss leader pricing adalah meningkatkan penjualan jangka pendek.
Industri ritel biasanya mengadopsi strategi ini. Untuk mengkompensasi produk loss leader, peritel akan mengarahkan pelanggan untuk membeli produk bermargin lebih tinggi. Dengan begitu, keuntungan keseluruhan masih tinggi karena produk bermargin tinggi mengkompensasi kerugian di produk loss leader.
Penetapan harga markup (markup pricing)
Markup pricing atau cost-based pricing adalah pendekatan penetapan harga di mana perusahaan menambahkan margin keuntungan ke dalam biaya unit. Misalnya, perusahaan melaporkan biaya unit sebesar Rp100. Untuk menentukan harga jual, perusahaan menambahkan markup sebesar 10%. Jadi, harga jual untuk produk tersebut adalah sebesar Rp110 = Rp100 (1+10%).
Peak-load pricing
Peak-load pricing adalah praktik membebankan harga berbeda kepada pelanggan sesuai dengan kondisi permintaan. Perusahaan mengenakan harga yang lebih tinggi selama periode puncak dan harga normal di periode lainnya. Misalnya, maskapai penerbangan mengenakan harga tinggi selama periode liburan daripada musim normal.
Penentuan harga penetrasi (penetration pricing)
Perusahaan mengenakan harga rendah untuk memacu penjualan. Pendekatan ini biasanya untuk menjual produk baru. Atau, itu untuk produk yang ada saat ini ke pasar baru. Tujuan utamanya adalah membangun basis pelanggan dan mencapai posisi pasar yang lebih kuat dengan mendongkrak penjualan.
Predatory pricing
Ketika mengadopsi predatory pricing, tujuan perusahaan adalah untuk memaksa keluar pesaing dari pasar dan membangun hambatan masuk. Perusahaan menetapkan harga di tingkat kerugian (di bawah biaya rata-rata variabel) untuk mengalihkan pelanggan dari produk pesaing.
Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk meraih kekuatan monopoli. Setelah pesaing keluar dari pasar, perusahaan menaikkan harga jual untuk mengkompensasi kerugian selama mengadopsi strategi ini.
Strategi predatory pricing ilegal di beberapa yurisdiksi. Karena perusahaan berusaha menghilangkan persaingan di pasar, regulator mendakwa mereka melakukan praktek anti-persaingan.
Prestige pricing
Prestige pricing atau penetapan harga premium adalah strategi penetapan harga di mana perusahaan menetapkan harga tinggi untuk memberikan kesan kualitas yang superior. Biasanya, perusahaan menargetkan pelanggan yang sadar kualitas.
Ambil iPhone sebagai contoh. Apple menjualnya dengan harga tinggi daripada pesaing mereka di pasar massal. Perusahaan berusaha untuk memberikan citra kualitas yang unggul, yang mana tidak akan anda temukan dari produk lain di pasar massal.
Price skimming
Perusahaan menetapkan harga tinggi di awal dan perlahan menurunkannya. Strategi price skimming biasanya untuk penemuan-penemuan terbaru atau produk-produk baru yang sangat terdiferensiasi.
Karena harga tinggi, hanya beberapa pelanggan yang bersedia membeli. Selain alasan harga yang tinggi, sebagian besar konsumen belum menyadari atau belum berani mengambil risiko yang melekat pada produk baru.
Product line pricing
Di bawah pendekatan product line pricing, perusahaan mengelompokkan barang ke dalam kategori biaya. Tujuannya adalah untuk menciptakan persepsi kualitas dan fitur di benak konsumen. Perusahaan mengenakan harga dasar untuk produk dengan model dasar. Sementara itu, mereka k menawarkan harga yang lebih tinggi untuk produk yang memiliki kualitas atau fitur lebih baik.
Promotional pricing
Perusahaan menawarkan harga jual jual yang lebih rendah daripada harga reguler. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan dalam jangka pendek.
Ada beragam opsi untuk melakukan strategi ini. Perusahaan mungkin mendiskon harga, menawarkan sebuah bundling, menawarkan kupon, atau meluncurkan kartu loyalitas.
Target pricin
Di bawah target pricing, perusahaan menetapkan harga jual terlebih dahulu kemudian menyesuaikan fitur produk. Departemen pemasaran menetapkan harga ideal untuk produk dengan mempertimbangkan kondisi persaingan dan permintaan.
Harga ideal tersebut mencakup dua komponen: biaya produksi dan margin keuntungan. Tim riset dan pengembangan kemudian merancang produk dengan fitur yang sesuai dalam batasan biaya yang telah ditentukan sebelumnya.
Uniform-delivered pricing
Kontras dengan basing-point-pricing, di bawah strategi uniform-delivered pricing, pelanggan membayar biaya pengiriman yang sama, terlepas dari jarak mereka dari titik pengiriman.
Penetapan harga berbasis nilai (value-based pricing)
Pendekatan ini adalah menetapkan harga sesuai dengan persepsi nilai produk oleh pelanggan. Perusahaan menghitung nilai dengan membandingkan nilai tambah produk perusahaan dengan produk pesaing di segmen target.
Zone pricing
Perusahaan menetapkan harga yang sama untuk pelanggan yang berada di zona tertentu dan menetapkan harga berbeda untuk pelanggan di zona yang lain. Jika penetapan zona adalah berdasarkan lokasi dari pusat pengiriman, maka itu kita sebut basing-point pricing.
Selain jarak dari lokasi pengiriman, faktor pertimbangan lainnya untuk menetapkan zona adalah:
Kepadatan penduduk atau konsumen
Infrastruktur transportasi
Jumlah pesaing di masing-masing zona
Tugas hari ini silahkan kerjakan di kolom komentar
1.jelaskan metode cost plus pricing
2.Mengapa harga yang murah disukai konsumen
3.Mengapa beberapa konsumen memilih harga mahal karena barangnya bagus
4.Harga makanan berapa yang banyak diminati konsumen untuk minuman secara rata rata
Semoga Allah memudahkan kita aamiin
Assalamualaikum
BalasHapusNama : siti rahmawati
Kelas : x bdp 3
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Nama : sakinah
BalasHapusKls : x bdp³
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu
3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan
4. Min 30rb
Assalamualaikum saya Salma azzizah
BalasHapusX BDP 3
1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus
3.Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama
4.harga kisaran Rp. 5000-20.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:yoga andies setia arrahman
Kelas:x bdp 3
1.Metode pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga. Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.
2.Karena sesuai dengan anggaran mereka
3.karena kalau barang bagus kualilitasnya bagus,lebih tahan lama dan Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka.
4.Rp.5.000,00
Assalamualaikum nama saya deviyana harlinda larasati dari x bdp 3
BalasHapus1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.
assalamualikum
BalasHapusnama:zhavira sawallia
kelas: X BDP-1
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2.karena barang murah lebih di incar konsumen karna tidak terlalu menghabisi uang konsumen dan bisa membeli yang lain juga
3. Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci. Brand dari yang meluncurkan produk tersebut juga menjadi faktor tersendiri karena dianggap memiliki reputasi yang besar
4.kalo secara rata" 5 ribu sampai 10 ribuan
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusNama : Suci Rahmawati
Kelas : X BDP 3
1. Yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit di tambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga jual =biaya total +laba )
2. Karena dengan produk yang berharga murah pasti akan sangat di sukai konsumen
3. Karena lebih awet
Karena merupakan kualitas
pilihan
4. Harga 5000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Andika Ramdani
Kelas:X BDP1
1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar
Asslamu'alaikum
BalasHapusNama:Diva Aulia Putri
Kelas:XBDP-1
JAWABAN:
1. Metode cost plus pricing adalah
penentuan harga jual dengan cara
menambahkan laba yg diharapkan
diatas biaya penuh masa yg akan
datang untuk memproduksi dan
memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga
lebih murah akan menjadikan
pengeluaran konsumen terhadap
suatu produk lebih sedikit,
sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang
memberi kepuasan konsumen. Hal
ini dipengaruhi oleh kepercayaan
konsumen kepada produk dan juga
berdasarkan pertimbangan daya
beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan /
minuman tersebut, atau harga
kantong pelajar
Assalamu'alaikum saya indah Apriyanti kelas X BDP 3
BalasHapus1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen dan lebih hemat.
3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualitas
4.minimal seharga 5-20rb.
Assalamualaikum saya ahmad zaki dari kelas x bdp 3
BalasHapus1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
nama: faras nur hasan
BalasHapuskelas:x bdp 1
jawaba:
1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar
Nama:Shahlan Padilar Saputra
BalasHapusKelas:X BDP 1
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum Sherina cinta rizkia kls x bdp 1
BalasHapus1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama:haikal ramadhan
Kelas:XBDP1
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum saya Chika azzahra Dari X BDP3
BalasHapus1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. Karena harga murah dan barang berkualitas itu sangat di sukai oleh konsumen
3. Menurut saya karena harga mahal dan barang juga sangatt lebih berkualitas dibanding harga murah.
4.5-10ribu
Assalamualiakum
BalasHapusRendy cahyadi / X BDP
2.yang pasti untuk menghemat pengeluaran uang dan biar tidak terlalu boros maskipun barang murah tidak sepenuh iya memuaskan kualitas barang tersebut bagi konsumen yg membeli iya...
3.karna harga yg tinggi memeberi sinyal kualitas barang yg lebih baik daripada peroduk lainnya di pasar massal hingga memberi kepuasan untuk konsumen.
4.harga makanan dan minuman yg sesuai dengan kantong konsumen.....
1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk .....
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Salma Riza Saleha
Kelas: X BDP'1
1. Dengan cara menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.
2. Karena banyak produk yang menonjolkan barang nya menarik serta banyak memiliki kegunaan.
3. Karena beberapa konsumen lebih mementingkan kualitas barang dari pada harga, maka dari itu konsumen tersebut tidak terlalu memasalahkan harga.
4. Makanan: 5.000-10.000(karna makanan lebih banyak dibeli oleh para remaja yg masih sekolah)
Minuman: 10.000-20.000(karna rata' orng lebih memilih mengikuti jaman,dan sekarang yg sedang trend adalah minuman kopi, greentea,dll)
BalasHapusAssalamualaikum
Nama : Aisyah Adylla Salsabilah
Kelas : X BDP 1
1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.
2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus
3. Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama
4. 5.000
assalamualaikum
BalasHapusNama : Dimas aji S.p
Kelas: X-BDP3
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar yaitu 5.000-10.000 .
Nama : albania ramadhanti
BalasHapusKelas: x bdp 1
1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.
2. Karena dengan harga murah kita dapat mendapatkan barang yang cukup banyak dan ada beberapa toko yang harganya murah tapi kualitasnya bagus
3. Karena biasanya dengan harga yang mahal kualitas produknya akan lebih baik dan pastinya barangnya akan lebih bisa bertahan lama
4.4.harga makanan dan minuman yg sesuai dengan kantong konsumen
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Dwi Cahya Juniarti
Kelas:X BDP1
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu
3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Syahdanny Fairuz
Kelas:X BDP3
1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2.Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3.kualitas barang memberi kepuasan konsumen,dan barangnya lebih awet dan berkualitas tinggi
4.harga 5000-20000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Dwi Cahya Juniarti
Kelas:X bdp1
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu
3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan
4. Min 20k
assalamualaikum
BalasHapusnama: putri anandani
kelas: x bdp 3
1. cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. karna lebih hemat, menurut masyarakat yang ekonomi nya kurang.
3. agar barang yang di beli tidak cepat rusak, sehingga lebih awet dan tahan lama. tidak boros untuk membeli badang yang baru.
4. lebih banyak diminati mulai dari 5.000 rupiah
Assalamualaikum saya Ahmad Febryan Nefrin X BDP 3
BalasHapus1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin harga jual = biaya total + laba.
2. Karna jika memiliki harga murah konsumen dapat membeliny berkali2 dengan harga murah apalagi jika harganya murah+enak pasti itu sangat dicari oleh konsumen.
3. Karna biasanya jika mahal tapi kualitasny bagus itu sangat mengutungkan juga menurut konsumen karna akan bertahan lama dan pastiny terlihat bagus.
4. Kalau minuman 1000rp
Kalau makanan 500-2000rp
Dan biasanya penjual menjual jualanny dengan setara uang jajan siswa.
Assalamualaikum saya amelia dari Xbdp3
BalasHapus1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Ahmad Rifaldi
Kelas:X BDP 1
1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2.Karena konsumen mencari lebih hemat dalam harga produk
3.Karena Harga Mahal Kemungkinan Mempunyai Kualitas Bagus
4.Minimal 2000-10.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Siti azzahra nabila hidayat
Kelas: X BDP 3
1. Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum saya esabela dari tingkat X BDP 3.
BalasHapusJawab.
Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2.sesuai dengan anggaran mereka,dan menghemat pengeluaran atau mencegah pemborosan.
3.lebih mementingkan kualitas produk dibandingkan hargaa,demi memenuhi kepuasan yg diinginkan.
4.harga yg sesuai dengan kualitas makanan dan minuman.
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Fitri rahmadani
Kelas:X BDP 3
1. Cost-Plus Pricing Method :yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. lebih hemat dan bisa dpt barang yg bagus juga dngn harga segitu
3. Karna barang berkualitas lebih awet dan kualitas pilihan
Assalamu'alaikum
BalasHapusNama : tuji shania ananda
Kelas: x bdp 3
Jawaban:
1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karna lebih hemat
3.karna mutu barangnya terjamin, dan kualitas nya bagus
4. 5.000
Assalamu'allaikum
BalasHapusNama:Ahmad Rahmanuddin
Kelas:X BDP 1
• Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
• Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
• Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
• Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAssalamualaikum
BalasHapusNama: Tazkiyah Muthmainnah
Kelas: X BDP 1
1.Metode pendekatan cost-plus pricing untuk menetapkan harga. Pendekatan tersebut adalah yang paling mudah. Perusahaan hanya perlu menambahkan margin keuntungan (markup) ke biaya unit.
2.Karena sesuai dengan anggaran mereka
3.karena kalau barang bagus kualilitasnya bagus,lebih tahan lama dan Mereka melihat produk berkualitas adalah lebih prestise dan sesuai dengan citra diri mereka.
4.Rp.5.000,00
Asslamu'alaikum
BalasHapusNama: Ahmad Fahrezi Zubaer
Kelas:X BDP3
1. Metode cost plus pricing adalah
penentuan harga jual dengan cara
menambahkan laba yg diharapkan
diatas biaya penuh masa yg akan
datang untuk memproduksi dan
memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga
lebih murah akan menjadikan
pengeluaran konsumen terhadap
suatu produk lebih sedikit,
sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang
memberi kepuasan konsumen. Hal
ini dipengaruhi oleh kepercayaan
konsumen kepada produk dan juga
berdasarkan pertimbangan daya
beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan /
minuman tersebut, atau harga
kantong pelajar.
Assalamu'alaikum
BalasHapusNama:ismi putri Setiawan
Kelas:X BDP3
1.yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
2.karna itu salah satu pilihan untuk menarik konsumen agar membeli produk yang kita jual
3.karna konsumen menginginkan kualitas
4.harga bergantung ekonomi setiap wilayah
Assalamualaikum
BalasHapusNama:muhamad susilo
Kelas: x bdp 1
Jawaban saya:1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusAhmad al raji s dari x bdp 3
Jawaban saya:1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Balas
Assalamualaikum saya Muhamad fahriza dari kelas X BDP 3
BalasHapusMetode cost plus pricing adalah penetapan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2.sesuai dengan anggaran mereka,dan menghemat pengeluaran atau mencegah pemborosan.
3.lebih mementingkan kualitas produk dibandingkan hargaa,demi memenuhi kepuasan yg diinginkan.
4.harga yg sesuai dengan kualitas makanan dan minuman.
Assalamualaikum
BalasHapusNama:m ikhsan muzaki
Kelas:x BDP 1
1. Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4.Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Anggita maharani
BalasHapusX BDP 1
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. karena barang yang memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat
3.lebih menjamin kualitas produk, dan lebih terpercaya
4. Minimal 20.000,-
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Maulana fajar hartadi
Kelas: X BDP 1
1.Cost-Plus Pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
2.karena barang yang di jual dengan harga yang lebih murah terjangkauh oleh seluruh masyarakat
3.menurut saya berkualitas tinggi dan terjamin
4.Rp.15.000.00
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Fajar Zulfikri Rahman
Kelas:X BDP 1
1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3.Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen.
4.15.000-20.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama : Rifa Alawiyah
Kelas : X BDP 1
1. Cost-Plus Pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2. Karena barang yang lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen Terhadap suatu produk lebih sedikit sehingga lebih hemat
3. Karena lebih awet, lebih hemat, Kualitas pilihan
4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama:IlHAM SURYANA
Kelas:X BDP1
1.cost plus pricing yaitu penetapan harga perunit berdasarkan jumlah biaya jual perunit sebagai laba atau marqin
2.karna barang yang harga nya lebih murah pengeluaran kosumen terhadap produk lebih sedikit,dan bisa lebih hemat
3.menurut saya kualitas barang nya lebih bagus dan terpecaya
4.harga terjangakau untuk semua pembeli mi di bawah 50rb
Assalamualaikum
BalasHapusNama: bunga siti r XBDP3
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Arya Kurniawan
Kelas: X BDP 1
Tugas hari ini silahkan kerjakan di kolom komentar 1.jelaskan metode cost plus pricing 2.Mengapa harga yang murah disukai konsumen 3.Mengapa beberapa konsumen memilih harga mahal karena barangnya bagus 4.Harga makanan berapa yang banyak diminati konsumen untuk minuman secara rata rata
Jawab:
1. Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Karena kualitas produk nya lebih terjamin dan terpercaya.
4. Harga Makanan dari harga
15.000 s/d 20.000, Minuman dari harga 3.000 s/d 5.000.
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Dwi Cahyani
tingkat: X BDP 1
1. cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
2. karena, lebih hemat dan dapat barang banyak dari harga rendah atau murah.
3. meskipun harga mahal tetapi kualitas barang sangat bagus tidak akan mengecewakan dan memberikan kepuasan.
4.harga mulai dri 10.000,- sampai 20.000,-
Assalamu'alaikum
BalasHapusNama: Ike Putri Rizka Febrianti
Kelas: X BDP 1
Jawaban:
1. Metode cost-plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk. Dalam pengertian yang lebih ringkas bisa dikatakan bahwa metode cost-plus pricing adalah metode penetapan harga jual produk dengan cara menambahkan biaya total produksi dengan nilai marginnya.
2. Karena tidak memerlukan banyak pengeluaran.
3. Karena konsumen lebih memperhatikan kualitas produk ketimbang harga.
4. Dibawah 20.000
Assalamualaikum saya Renaldi dari x bdp 3
BalasHapus1. Yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit di tambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga jual =biaya total +laba )
Hapus2. Karena dengan produk yang berharga murah pasti akan sangat di sukai konsumen
3. Karena lebih awet
Karena merupakan kualitas
pilihan
4. Harga 5000
Assalamu'alaikum
BalasHapusNama saya : Alisani raka putra pratama
Kls : X-BDP-3
unit : SMK arrahman
1.Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena harga murah termasuk harga pasaran relevan yang lebih di sukai oleh masyarakat menengah kebawah yang lebih membutuhkan
3.karena beberapa konsumen memperhatikan kualitas produk dan biasanya kualitas tergantung harga nya juga.
4.makanan 10,000-20, 000
Minuman 2,000-5000
Assalamu'alaikum
BalasHapusNama: Azahra septiani
Kelas: X BDP 1
1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen dan lebih hemat.
3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualitas
4.minimal seharga 5-20rb.
Assalamualaikum
BalasHapusNama : Marlina Putri Ananta
Kelas : X-BDP2
1.Metode cost plus pricing adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk Harga merupakan satu-satunya komponen bauran pemasaran yang menentukan pendapatan bagi perusahaan Pemilihan strategi penetapan harga yang tepat penting untuk mencapai tujuan perusahaan.
2.Karna harga yang lebih murah terkadang lebih menarik minat konsumen dikarnakan lebih hemat, lebih sesuai dengan anggaran konsumen
3. Dikarnakan beberapa konsumen berpikir jika harga lebih mahal, maka kualitas lebih bagus
4. 5000-10000
Assalamualaikum nama jihan fadhilah c bdp2
BalasHapus1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.
Nama : Imelda fajriyanti
BalasHapusKelas : X-BDP2
JAWAB:
1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama:arizal
Kelas:10 bdp2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar.
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Sifa
Kelas:X BDP2
1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2.karena barang yang murah lebih menarik konsumen dan mengurangi pengeluaran.
3.karna biasanya barang yang lebih mahal terjamin kualitasnya dibanding barang yang murah
4.Dari harga 1.000 sampai 10.000 rp
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Renata aprilia
Kelas:XBdp2
1yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih berkualita
45000-10000
Assalamualaikum
BalasHapusNama : Nadila Ambarwati Sutiawan
Kelas : 10 BDP 2
1. Metode cost-Plus Pricing adalah yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
2. Karena penjualan harga murah akan meningkatkan minat pembeli untuk meningkatkan omset penjualan perusahaan.
3. Karena harga dan kualitas merupakan satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen dalam membeli suatu barang.
4. Secara rata rata berkisar Rp 5.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Vira Elysia Putri
Kelas: XBDP2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Buat kemasan plastik biasa dijual dengan harga 2000 dan minuman digelas biasa dijual dengan harga kisaran 5000 sd/ 15.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Rafa Erlangga S
Kelas:XBdp2
•Metode cost plus princing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin
•Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
•Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
•Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut.
assalamualaikum
BalasHapusnama:nurriska rizi ananda
kelas:x bdp 2
1)yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2)karena beberapa konsumen lebih memilih harga murah
3)karena beberapa konsumen lebih memilih barang bagus tapi mahal dari pada barang murah tapi tidak terlalu bagus kualitasnya
4)harga sesuai dengan jenis dan kualitas makanan atau minumannya
Nama: Siti Kharina Maulidia
BalasHapusKelas: X BDP 2
1.Cost-plus pricing adalah strategi penetapan harga di mana perusahaan menambahkan margin keuntungan (mark-up) ke biaya pembuatan produk. Ini adalah metode paling dasar dan sederhana karena menggunakan biaya sebagai basis perhitungan.
2. Karena barang yang memiliki harga murah lebih terjangkau oleh komsumen sehingga konsumen gemar membeli barang tersebut.juga dapat menghemat pengeluaran konsumen.
3.menurut saya . Konsumen memilih barang yang mahal dan berkualitas karena dapat membuat kepuasan hati serta barang yang mahal berkualitas memiliki mutu yang terjamin. Sehingga barang bisa awet dah tahan lama
4. Harga makanan dan minuman yang sesuai dengan uang saku pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Irwan Maulana
Kelas:10 bdp2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan barang dan Kualitasnya
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Lestari
Kelas: X BDP2
1. Metode cost-plus pricing merupakan produsen/penjual akan menentukan harga jual untuk satu unit barang ditambah suatu jumlah tertentu untuk menutup laba yang diinginkan
2. Karena pengeluaran uang yang sedikit dan barang di beli pun terjangkau harganya
3. Karena barang mahal itu kualitasnya bagus dan barang nya pun bagus
4. 5000-45.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Nira Alifiani
Kelas:X BDP2
1.metode cost-plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
2.karna harga yg murah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mereka dan harga murah juga bisa meningkatkan omset penjualan
3.karena setiap barang memiliki kepuasan bagi setiap konsumen dan barang yg mahal akan lebih berkualitas dan tahan lama
4.minimal 5-20rb
Assalamualaikum
BalasHapusNama: diva putra Jumadi
Kelas: X BDP2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. harga nya mencapai 10.000-50.000 sesuai dengan barang dan kualitas nya
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Laras Meidiana Putri
kelas: xbdp2
1.Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual perunit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba
2.karena barang dengan harga murah membuat pengeluaran konsumen lebih sedikit dan bisa menghemat pengeluaran mereka. konsumen juga dapat membeli barang lainnya.
3. karena walaupun harga suatu barang mahal tetepi kualitas barang tersebut bagus itu akan membuat konsumen merasa puas dan tidak kecewa karena barangnya tidak sesuai dengan harganya.
4. dengan harga 10.000
BalasHapusAssalamualaikum saya heru setiawan kls x-bdp 2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3. Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen. Hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat.
4. Harga sesuai dengan makanan / minuman tersebut, atau harga kantong pelajar
1.cost-plus pricing method adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
BalasHapus2.Setiap entrepreneur tentu berkeinginan agar mampu menciptakan dan menjual produk-produk yang murah dan berkualitas, karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen.
3.Harga dan kualitas pasti satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen membeli suatu barang. Ingin sepatu kulit asli agar lebih awet dipakai, tapi apa daya kondisi keuangan Moms saat itu belum bisa membelinya.
4.harga Rp.5000
Assalamualaikum
BalasHapusNama: EGI PARDIANSYAH
kelas: xbdp2
1.Metode cost plus pricing adalah penetapan harga jual perunit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba
2.karena barang dengan harga murah membuat pengeluaran konsumen lebih sedikit dan bisa menghemat pengeluaran mereka. konsumen juga dapat membeli barang lainnya.
3. karena walaupun harga suatu barang mahal tetepi kualitas barang tersebut bagus itu akan membuat konsumen merasa puas dan tidak kecewa karena barangnya tidak sesuai dengan harganya.
4. dengan harga 10.000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Egi Gunawan
Kelas:X BDP2
1.Cost plus pricing adalah penetapan harga jual untuk satu unit barang ditambah suatu jumlah tertentu untuk menutup laba yang diinginkan
2.karena harga yang lebih murah akan menarik lebih banyak konsumen dan dapat menghemat biaya
3.karena dengan harga yang mahal pastinya kualitasnya juga pasti bagus dan tahan lama / awet
4.5000-10000
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Sri Sulistiawati
Kelas: x BDP2
1.cost-plus pricing method adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
2.Setiap entrepreneur tentu berkeinginan agar mampu menciptakan dan menjual produk-produk yang murah dan berkualitas, karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat disukai konsumen.
3.Harga dan kualitas pasti satu acuan yang sangat penting untuk para konsumen membeli suatu barang. Ingin sepatu kulit asli agar lebih awet dipakai, tapi apa daya kondisi keuangan Moms saat itu belum bisa membelinya.
4.harga Rp.5000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:Nabilla Fauzia Cintami
Kelas:X BDP2
Jawaban:
1.metode cost plus pricing yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin.
2.Karena konsumen merasa apabila ada harga yang lebih rendahbkenapa harus memilih harga yang mahal.
3.Karena barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci.
4.5.000-30.000
BalasHapusassalamualaikum sy milham dari xbdp2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2 karena dengan harga murah konsumen dapat menghemat biaya belanja
3.menurut saya produk barang bagus dan awet
4.harga min 20 rb
Assalamualaikum
BalasHapusNama:nadia aini maulida
Kelas:x bdp2
1. Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2.karena harga murah termasuk harga pasaran relevan yang lebih di sukai oleh masyarakat menengah kebawah yang lebih membutuhkan
.karena beberapa konsumen memperhatikan kualitas produk dan biasanya kualitas tergantung harga nya juga.
3.Menurut saya, kualitas barang memberi kepuasan konsumen.
4.sekitar 5000
Assalamualaikum
BalasHapusNama : Ratih Wulandari
Kelas : X BDP 2
1. Cost Plus Pricing Method, adalah penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba).
2. Karena barang murah dpt mengurangi pengeluaran dan bisa dpt lebih banyak barang yg dibutuhkan.
3. Karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci.
4. Harga yang sesuai dengan uang saku pelajar. 5.000-10.000.
Assalamualaikum
BalasHapusNama: Nabila Putri Febyani
Tingkat: X BDP2
1. Yaitu penerapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin ( harga total + laba ).
2.karena dengan produk yang berharga murah dan berkualitas bagus, pasti akan sangat di sukai konsumen.
3. Karena setiap barang yang mahal besar kemungkinan tidak akan mengecewakan para pembeli.
4. Harga yang sesuai untuk kalangan konsumen untuk saat ini 5.000 - 10.000 rb.
Assalamualaikum
BalasHapusNama:mohammad arsyad
Kelas:x bdp 2
1.cost plus pricing adalah penentuan haraga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh dimasa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk
2.karena barang yg dimiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk menjadi lebih sedikit sehingga lebih hemata
3.karena kualitas barang memberikan kepuasan konsumen.hal ini dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada sebuah produk dan juga berdasarkan pertimbangan daya beli masyarakat
4.minimal 5-10rb
Arip hidayatulloh
BalasHapusBdp2
1.Metode cost plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yg diharapkan diatas biaya penuh masa yg akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk.
2. Karena barang yg memiliki harga lebih murah akan menjadikan pengeluaran konsumen terhadap suatu produk lebih sedikit, sehingga lebih hemat.
3.Sebuah barang yang mewah bisa berharga lebih mahal karena memiliki detail atau produk yang lebih rinci. Brand dari yang meluncurkan produk tersebut juga menjadi faktor tersendiri karena dianggap memiliki reputasi yang besar
4.5000-50000
Assalamualaikum
BalasHapusNama:nuraini
Kelas:X BDP2
1.penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba.
2.biasanya lebih berpeluang cepat laku, apalagi jika kemampuan finansial para konsumen masih rendah.
3.biasanya lebih lambat laku karena tantangan harganya, tetapi dapat memenuhi kepuasan konsumen dan berdampak baik bagi image perusahaan
4.harga sesuai kantong pelajar
Assalamualaikum
BalasHapusNama : zahwa irmawansyah
Kelas : X bdp2
1.cost-plue pricing Method yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba)
2.karena bisa dapet lebih banyak barang dan bisa berbelanja banyak
3. Menurut saya kualitas barang memberi kepuasan konsumenhal ini juga dapat dipengaruhi oleh kepercayaan konsumen kepada produk dan juga berdasarkan daya beli masyarakat
4. Harga yang sesuai dengan harga makanan harga minuman tersebut dan harga kantong para pelajar